Rabu, 04 Maret 2015

ESOFAGUS PADA MANUSIA

FUNGSI ESOFAGUS



Struktur dan Fungsi kerongkongan (Esofagus) Manusia - Setelah makanan kita kunyah dalam mulut, makanan akan masuk menuju kerongkongan. Sebelum ke kerongkongan, pada pangkal tenggorokan (laring) terdapat bagian yang memiliki katup dinamakan epiglotis. Epiglotis berfungsi mengatur masuknya makanan dan udara ke dalam tubuh. Saat kita menelan makanan, laring bergerak ke atas sehingga tertutup oleh epiglotis dan tidak ada makanan yang masuk ke dalam batang tenggorokan (trakea). Namun, terkadang partikel kecil makanan atau air dapat masuk ke dalam laring atau trakea. Akibatnya, secara otomatis kita akan mengalami batuk atau tersedak. Kerongkongan merupakan organ yang berperan sebagai tempat jalannya makanan menuju lambung. Panjangnya sekitar 25 cm dan berbentuk tabung dengan diameter 2 cm. Dinding kerongkongan tersusun atas epitelium berlapis pipih. (Baca juga : alat pencernaan makan manusia

Struktur kerongkongan
Gambar 1. Struktur kerongkongan
Selain itu, pada kerongkongan terdapat pula beberapa otot, yakni otot melingkar dan otot longitudinal. Apabila otot tersebut berkontraksi, kerongkongan akan bergerak. Gerakan demikian disebut gerak peris taltik. Gerak peristaltik pada kerongkongan ialah gerakan mendorong dan meremas-remas makanan menuju lambung. Gerakan ini terdiri atas fase kontraksi dan relaksasi. Lihat Gambar 2.
Gerak peristaltik pada kerongkongan
Gambar 2. Gerak peristaltik pada kerongkongan

sumber : http://perpustakaancyber.blogspot.com/2012/12/struktur-dan-fungsi-kerongkongan-esofagus-manusia.html